Ya, Krystal sudah merencanakan sebuah rencana yang jahat. Dengan bantuan pacarnya, dia memulai aksinya. Namun, sayangnya Sunny mengetahui rencananya ini, dia membuat perangkap lagi agar yang terkena jebakan bukanlah Jessica tetapi Krystal, sebenarnya dia tidak mau melakukan ini, tetapi Krystal telah memulainya duluan.
"ok, perangkap sudah dipasang, kita lihat wajah malu Jessica, haha.." kata Krystal sambil tertawa layaknya penyihir.
"Kamu yakin akan berhasil?" tanya Katyusha.
"Ya pastilah, mana mungkin aku tidak berhasil!" jawab Krystal dengan pedenya.
"Ok, nanti aku akan menyuruh Jessica untuk mengambilkan novelku disana, lalu kamu tarik tali ini saat Jessica mau melewati pohon, dan dia akan masuk ke bolongan ini. Hahaha..". Krystal benar-benar jahat. Dia melakukan itu untuk kepuasan dirinya sendiri, padahal, tidak ada gunanya dia melakukan semua itu. Tapi itulah dia, Krystal selalu mendapat apa yang dia mau, dia tidak memerdulikan apakah caranya halal atau tidak, tapi yang dia pikirkan adalah supaya apa yang dia mau, dia dapatkan.
"Jessica, kamu tolong ambil novel aku dong disitu, please ya, aku disuruh beresin berkas-berkas, ok?" kata Krystal dengan senyum liciknya.
"Baik. Tunggu ya.." kata Jessica.
Tetapi, saat ia melihat ke arah novelnya, novelnya diambil oleh orang, dan Krystal pun lupa akan jebakannya itu, yang dia pentingkan adalah novelnya, akhirnya dia lari, Katyusha tidak tahu bahwa itu Krystal, ia menarik talinya, dan Krystal masuk ke dalam jurang yang ia siapkan untuk mengerjai Jessica, dan Katyusha menuangkan seperti cairan yang berbau permen karet, tentu saja badan Krystal menjadi lengket. Jessica kaget, dan segera menolong Krystal. Krystal pun tidak bisa menolak pertolongan Jessica. Ia ditertawakan oleh siswi-siswi disana. Dan Sunny pun menjelaskan semua perangkap Krystal yang ia siapkan untuk Jessica, yang tidak berhasil sesuai rencananya itu.
"Kenapa kamu melakukan itu?" tanya Jessica.
"Maaf, I'm so sorry.. aku melakukan ini karena.. karena... Aku tidak mau kehilangan Sunny. Aku tidak mau kamu merebut Sunny dariku!" jelasnya.
"Tapi gak gitu caranya! Kita bisa main bersama Krystal." sahut Sunny.
"Iya, aku minta maaf.. aku menyesal, maafkan aku yang kejam ini Sica, Sunny, Lyan, aku memang jahat. Tapi tak apa kalau kalian tak mau memaafkanku, aku memang tidak pantas untuk dimaafkan. Aku terlalu jahat." kata Krystal sambil menangis.
"aku tidak marah padamu Krystal. Biarkan ini menjadi pelajaran untuk kita semua. Aku memaafkanmu, tulus dari hatiku." Jessica yang baik itu, langsung memeluk Krystal, dan ia berdua menangis. Sunny dan Lyan tersenyum melihat mereka bisa bersatu.
"Oiya, soal yang aku itu kakaknya siapa, aku kakaknya Jessica." kata Lyan. "..aku harap kalian merahasiakan ini." sambungnya
"Jadi, kamu kakaknya Jessica?" tanya Krystal dengan rasa tak percaya.
"Iya kakakku. Oiya, kamu balik ke asrama kamu ya, nanti dicariin. Bye Kak." kata Jessica
Lyan pun kembali ke asramanya, dan Jessica, Sunny, Krystal bersahabat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar