Hai, aku ngeshare mantra-mantra yang ada di Harry Potter nih, bagi kalian yang suka Harry Potter silahkan dibaca :)
Accio = Membawa objek untuk Anda
Alohomora = Membuka kunci
Aparecium = Membuat tinta tak terlihat menjadi terlihat
Avada Kedavra = Kutukan dimaafkan, Membunuh lawan Anda, diambil dari “Abra Cadabra”
Avifors = Ternyata hal-hal yang menjadi burung
Avis = Membuat burung terbang keluar dari ujung tongkat Anda
Crucio = Kedua Kutukan tak termaafkan, Kutukan Cruciatus; Menyiksa lawan tanpa ampun
Confundus = Mengacaukan target Anda, atau membuat mereka sementara bingung
Conjunctivitis = Kerusakan pada penglihatan lawan Anda, membuat mereka tampaknya telah mata merah
Deletrius = Menghapus mantra terakhir dengan tongkat sehingga tidak dapat ditemukan
Densaugeo = Membuat tumbuh gigi
Diffindo = Membuat jahitannya terbelah, severs obyek menjadi dua bagian
Dissendium = Membuka jalan khusus ke ruang bawah tanah, mungkin berguna dalam kasus lain, mungkin hanya password
Engorgio = Membuat item yang lebih besar, seperti dalam bengkak
Enervate = Melemahkan salah mantra. Berubah menjadi Rennervate. Digunakan untuk bangun orang tertegun
Episkey = Menyembuhkan luka yang relatif kecil.
Expecto Patronum = Menciptakan Patronus
Expelliarmus = Melucuti target mantra, seperti mengetuk tongkat mereka keluar dari tangan mereka
Fera Verto = Mentransformasi hewan ke dalam gelas air!
Ferula = Mengikat dahan patah dengan spling dan perban, rapat dibungkus
Fidelius = Memungkinkan rahasia yang akan tersembunyi di dalam jiwa penjaga rahasia itu; mantra yang sangat kuat
Finite Incantatum = Berhenti mantra apapun
Flipendo = juga tahu sebagai Jinx knockback, mendorong atau membalik sesuatu mundur
Furnunculus = Penyebab seseorang untuk keluar bisul-bisul
Immobulus = Melumpuhkan target
Impedimenta = Sebuah penghalang yang memperlambat sesuatu atau seseorang yang datang ke arah Anda.
Impervius = Repels air dari permukaan
Incendio = Lampu api
Legilimens = Memungkinkan pengguna untuk mendapatkan akses ke pikiran orang lain dan kenangan
Lokomotor Mortis = Kutukan Kaki-Locker; mengunci kaki lawan bersama-sama
Lumos = Membuat cahaya, biasanya dengan membuat ujung tongkat cahaya
Mobiliarbus = Digunakan untuk memindahkan pohon dari satu tempat ke tempat lain
Mobilicorpus = Digunakan untuk memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat lain
Morsmordre = Digunakan untuk memanggil Tanda Kegelapan
Nox = Memadamkan cahaya, digunakan untuk memadamkan cahaya yang diciptakan oleh “Lumos”
Obliviate = Membuat seseorang “sadar”, mereka menghapus kenangan dari suatu peristiwa
Orchideous = Memunculkan seikat bunga dari tongkat pengguna
Petrificus Totalus = Total membatu; petrifies lawan sama sekali
Point Me = Empat Point membuat tindakan tongkat pengguna seperti kompas
Prior Incantato = Mengungkapkan kepada Anda mantra terakhir yang tongkat sihir digunakan untuk melemparkan
Protego = Melindungi pengguna, dan mengirim mantra kembali lawan
Quietus = Membuat tenang hal, digunakan untuk meredam “Sonorus”
Reducio = Menyusut item
Reducto = Ledakan benda padat menjadi potongan
Relashio = Sesuatu Pers dari yang terbatas atau dimiliki
Rennervate = Apakah awalnya “ennervate”, namun dikoreksi oleh penulis; berarti energi atau bangun
Reparo = Perbaikan rusak item
Rictusempra = Penyebab seseorang untuk meringkuk dalam tawa, seolah-olah sedang kegelian
Riddikulus = Membuat Boggart menganggap “konyol” bentuk, sehingga membuat lucu bukannya mengerikan
Sectumsempra = Penyebab laserasi untuk tampil seluruh tubuh lawan, seolah-olah mereka dipotong oleh pedang tak terlihat.
Serpensortia = Memunculkan ular
Sonorus = Memperkuat suara pengguna
Stupefy = Stupefies lawan, atau menendang mereka pingsan sementara
Tarantallegra = Pasukan kaki lawan menari tak terkendali
Waddiwasi = Menghapus objek terjebak, seperti pada gumpalan permen karet yang terjebak dalam lubang kunci
Sumber: Rahasia
Jumat, 23 Desember 2011
I Miss You - Miley Cyrus
Aku mau ngeshare lagu Miley nih yang I Miss You, lagunya enak deh, tapi bikin sedih..
Lyric:
You used to call me your angel
Said I was sent straight down from heaven
You'd hold me close in your arms
I loved the way you felt so strong
I never wanted you to leave
I wanted you to stay here holding me
[CHORUS:]
I miss you
I miss your smile
And I still shed a tear
Every once in a while
And even though it's different now
You're still here somehow
My heart won't let you go
And I need you to know
I miss you, sha la la la la
I miss you
You used to call me your dreamer
And now I'm living out my dream
Oh how I wish you could see
Everything that's happening for me
I'm thinking back on the past
It's true that time is flying by too fast
[CHORUS]
I know you're in a better place, yeah
But I wish that I could see your face, oh
I know you're where you need to be
Even though it's not here with me
[CHORUS]
Lyric:
You used to call me your angel
Said I was sent straight down from heaven
You'd hold me close in your arms
I loved the way you felt so strong
I never wanted you to leave
I wanted you to stay here holding me
[CHORUS:]
I miss you
I miss your smile
And I still shed a tear
Every once in a while
And even though it's different now
You're still here somehow
My heart won't let you go
And I need you to know
I miss you, sha la la la la
I miss you
You used to call me your dreamer
And now I'm living out my dream
Oh how I wish you could see
Everything that's happening for me
I'm thinking back on the past
It's true that time is flying by too fast
[CHORUS]
I know you're in a better place, yeah
But I wish that I could see your face, oh
I know you're where you need to be
Even though it's not here with me
[CHORUS]
Complete - Girls Generation
Lyric:
Jessica: noonbooshin gyejuhl gadeukhi hyanghiro-oon guhrul jinah
Yuri: joshimseuruhn nae barguhreum doogeunguhryuh
TaeYeon: juhgi muhlri nal hyanghae onneun gedae moseub gakkawejimyuhn
Sunny: sesang modeun haengbogi da nae guht gatah
Tiffany: neucheun ohoo haessareh moondeuk jamesuh ddae
SooYoung: geudae moreugeh oosuhtjyo
All: ajikdo muhn miraeyeh irigetjiman geu ddaen kkoomi anigil
All: Just one love oori doori guhruhganeun giri
Jessica: gatgireul baraeyo
SeoHyun: Good morning maeil achimen nal ggaeooneun geudaeyeh juhnhwa
YoonA: machi oori hamkke manneun achim gatah
TaeYeon: yuhnghwachuhruhm guhnnejoon yebbeun sarangboda
HyoYeon: duhook darkomhan geudaejyo
All: manneun shiganeul ddaera byulhagetjiman doo sohn noji angireul
All: Just For love yuhngwontorok majimagil sarang
Tiffany: geudaegil baraeyo
Sunny: nuhmoona sojoonghanguhryo
SeoHyun: geudaeyeh sarangi
Jessica: Oh It’s true ojik suhroman bomyuh gedae gyuteh itgo shipuh
All: manneun shigan sogeh (TaeYeon: woah~) byulhagetjiman (TaeYeon: byulhagetjiman~) doo sohn noji angireul (TaeYeon: noji angireul~)
All: Just For love yuhngwontorok majimagil sarang
TaeYeon: geudaegil baraeyo
Jessica: To make my life complete
Tiffany: You make my life complete
Jessica: noonbooshin gyejuhl gadeukhi hyanghiro-oon guhrul jinah
Yuri: joshimseuruhn nae barguhreum doogeunguhryuh
TaeYeon: juhgi muhlri nal hyanghae onneun gedae moseub gakkawejimyuhn
Sunny: sesang modeun haengbogi da nae guht gatah
Tiffany: neucheun ohoo haessareh moondeuk jamesuh ddae
SooYoung: geudae moreugeh oosuhtjyo
All: ajikdo muhn miraeyeh irigetjiman geu ddaen kkoomi anigil
All: Just one love oori doori guhruhganeun giri
Jessica: gatgireul baraeyo
SeoHyun: Good morning maeil achimen nal ggaeooneun geudaeyeh juhnhwa
YoonA: machi oori hamkke manneun achim gatah
TaeYeon: yuhnghwachuhruhm guhnnejoon yebbeun sarangboda
HyoYeon: duhook darkomhan geudaejyo
All: manneun shiganeul ddaera byulhagetjiman doo sohn noji angireul
All: Just For love yuhngwontorok majimagil sarang
Tiffany: geudaegil baraeyo
Sunny: nuhmoona sojoonghanguhryo
SeoHyun: geudaeyeh sarangi
Jessica: Oh It’s true ojik suhroman bomyuh gedae gyuteh itgo shipuh
All: manneun shigan sogeh (TaeYeon: woah~) byulhagetjiman (TaeYeon: byulhagetjiman~) doo sohn noji angireul (TaeYeon: noji angireul~)
All: Just For love yuhngwontorok majimagil sarang
TaeYeon: geudaegil baraeyo
Jessica: To make my life complete
Tiffany: You make my life complete
As I Am - Miley Cyrus
Kali ini aku mau ngeshare lagunya Miley yang As I Am, lagunya enak deh. Check this out ;)
Lyric:
Gonna stay in bed today
Cause I can't stand the light
Don't know why I get so down
I won't be much fun tonight
And I can't believe
You still wanna hang around me
It's not so pretty all the time
You don't mind
To you it's all right
AS I AM
IS HOW YOU TAKE ME
NEVER TRY TO PUSH
OR MAKE ME DIFFERENT
WHEN I TALK YOU LISTEN TO ME
AS I AM
IS HOW YOU WANT ME AND
I KNOW I'VE FOUND THE PIECE THAT'S MISSING
I'M LOOKING AT HIM
I'm not the girl you think you see
But maybe that's a lie
You almost know me better than
Me, myself and I
Don't know a lot of things
But I know what I got
It's not so perfect everyday
I don't have to try
Cause it all falls into place
AS I AM
IS HOW YOU TAKE ME
NEVER TRY TO PUSH
OR MAKE ME DIFFERENT
WHEN I TALK YOU LISTEN TO ME
AS I AM
IS HOW YOU WANT ME AND
I KNOW I'VE FOUND THE PIECE THAT'S MISSING
I'M LOOKING AT HIM
Face to face, eye to eye
You're standing there
Feels good on the inside
I don't mind, I don't care
You're standing there
Seeing me for the first time
Seeing me for the first time....
AS I AM
IS HOW YOU TAKE ME
NEVER TRY TO PUSH
OR MAKE ME DIFFERENT
WHEN I TALK YOU LISTEN TO ME
AS I AM
IS HOW YOU WANT ME AND
I KNOW I'VE FOUND THE PIECE THAT'S MISSING
I'M LOOKING AT HIM
Lyric:
Gonna stay in bed today
Cause I can't stand the light
Don't know why I get so down
I won't be much fun tonight
And I can't believe
You still wanna hang around me
It's not so pretty all the time
You don't mind
To you it's all right
AS I AM
IS HOW YOU TAKE ME
NEVER TRY TO PUSH
OR MAKE ME DIFFERENT
WHEN I TALK YOU LISTEN TO ME
AS I AM
IS HOW YOU WANT ME AND
I KNOW I'VE FOUND THE PIECE THAT'S MISSING
I'M LOOKING AT HIM
I'm not the girl you think you see
But maybe that's a lie
You almost know me better than
Me, myself and I
Don't know a lot of things
But I know what I got
It's not so perfect everyday
I don't have to try
Cause it all falls into place
AS I AM
IS HOW YOU TAKE ME
NEVER TRY TO PUSH
OR MAKE ME DIFFERENT
WHEN I TALK YOU LISTEN TO ME
AS I AM
IS HOW YOU WANT ME AND
I KNOW I'VE FOUND THE PIECE THAT'S MISSING
I'M LOOKING AT HIM
Face to face, eye to eye
You're standing there
Feels good on the inside
I don't mind, I don't care
You're standing there
Seeing me for the first time
Seeing me for the first time....
AS I AM
IS HOW YOU TAKE ME
NEVER TRY TO PUSH
OR MAKE ME DIFFERENT
WHEN I TALK YOU LISTEN TO ME
AS I AM
IS HOW YOU WANT ME AND
I KNOW I'VE FOUND THE PIECE THAT'S MISSING
I'M LOOKING AT HIM
Baby Baby - Girls Generation
Maaf ya, ini bukan vcnya kayaknya, cuma audionya aja. Enjoy it :)
Lyric:
[TAEYEON]
Dorineun mam goma oon mam gadeukhi damaso
Jelyebeun pojak soge (jonhago shipeunde)
[YURI]
Anilgoya ooseulgo ya ungdoonghan sang sang daemooneh
Mae il miruneun babo (wae nagat janh ge)
[JESSICA]
Neul ootdon moseub neega nae mam hoob chingo
[SUNNY]
Gong maro numoo malo andweneunde
[ALL]
Please baby baby baby geu dae ga nae aneh
[SEOHYUN]
Numoo do gipi deurowa bo ilga iron nae sujubeun gobaek
[ALL]
Baby baby baby salmyo shi dagaga
[SOOYOUNG]
Jakeun mogsoriro gaga ee noman deurige malhae joolgeh
[YOONA]
Dab dab han mam mianhan mam onjenga jonaejool
Mae il sahyo ganeun sunmool (jonhago shipeunde)
[TIFFANY]
Anilgo ya shireulgoya
Geunyang nalpyon han chingu ee sangeun joldae anya (geuromyun ajae?)
[SUNNY]
Neul otneun moseub nimam hoob chigo shipo
[TAEYEON]
Jongmaro numoo deulryo jugo shipo
[ALL]
Please baby baby baby geudaega nae aneh
[JESSICA]
Numoodo gipi deurowa bo il ga iron nae sujubeun gobaek
[ALL]
Baby baby baby sal myo shi dagaga
[HYOYEON]
Boodeuron noon ooseum euro noye momeh seumyo galgoya
[SEOHYUN]
Sashil nudo algo nagagaji mothaneun nal
[JESSICA]
Oneu saenga naege no daga ogo itneungol
[TAEYEON]
Pogeunhan geu poomeuro nal gok anajwo
[ALL]
Please baby baby baby geudaega nae aneh
[YURI]
Numoo do gipi deurowa bo il ga iron nae sujubeun go baek
[ALL]
Baby baby baby sal myo shi dagaga
[YOONA]
Jakeun mogsoriro gaga ee noman neurige malhae jooleh
[ALL]
Please baby baby baby naega geudae aneh
[TIFFANY]
Sojong han sarang maneuro gadeugi chaewo nogo shipungolyo
[ALL]
Baby baby baby ijeneun geudaeye
[TAEYEON]
Nugodo boorubji anheul gajang yebeun yoja chinguya
[ALL]
Please baby baby baby
Lyric:
[TAEYEON]
Dorineun mam goma oon mam gadeukhi damaso
Jelyebeun pojak soge (jonhago shipeunde)
[YURI]
Anilgoya ooseulgo ya ungdoonghan sang sang daemooneh
Mae il miruneun babo (wae nagat janh ge)
[JESSICA]
Neul ootdon moseub neega nae mam hoob chingo
[SUNNY]
Gong maro numoo malo andweneunde
[ALL]
Please baby baby baby geu dae ga nae aneh
[SEOHYUN]
Numoo do gipi deurowa bo ilga iron nae sujubeun gobaek
[ALL]
Baby baby baby salmyo shi dagaga
[SOOYOUNG]
Jakeun mogsoriro gaga ee noman deurige malhae joolgeh
[YOONA]
Dab dab han mam mianhan mam onjenga jonaejool
Mae il sahyo ganeun sunmool (jonhago shipeunde)
[TIFFANY]
Anilgo ya shireulgoya
Geunyang nalpyon han chingu ee sangeun joldae anya (geuromyun ajae?)
[SUNNY]
Neul otneun moseub nimam hoob chigo shipo
[TAEYEON]
Jongmaro numoo deulryo jugo shipo
[ALL]
Please baby baby baby geudaega nae aneh
[JESSICA]
Numoodo gipi deurowa bo il ga iron nae sujubeun gobaek
[ALL]
Baby baby baby sal myo shi dagaga
[HYOYEON]
Boodeuron noon ooseum euro noye momeh seumyo galgoya
[SEOHYUN]
Sashil nudo algo nagagaji mothaneun nal
[JESSICA]
Oneu saenga naege no daga ogo itneungol
[TAEYEON]
Pogeunhan geu poomeuro nal gok anajwo
[ALL]
Please baby baby baby geudaega nae aneh
[YURI]
Numoo do gipi deurowa bo il ga iron nae sujubeun go baek
[ALL]
Baby baby baby sal myo shi dagaga
[YOONA]
Jakeun mogsoriro gaga ee noman neurige malhae jooleh
[ALL]
Please baby baby baby naega geudae aneh
[TIFFANY]
Sojong han sarang maneuro gadeugi chaewo nogo shipungolyo
[ALL]
Baby baby baby ijeneun geudaeye
[TAEYEON]
Nugodo boorubji anheul gajang yebeun yoja chinguya
[ALL]
Please baby baby baby
The Climb - Miley Cyrus
Hai teman, kali ini aku mau ngeshare lagunya Miley Cyrus yang The Climb. memang sih itu lagu sudah lama, tapi aku suka lagunya. Check this out! ;)
Lyric:
I can almost see it
That dream I’m dreamin
But there’s a voice inside my head saying
"you’ll never reach it"
Every step I’m taking
Every move I make feels
Lost with ’known direction
My faith is shakin
But I gotta keep tryin
Gotta keep my handheld high
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
Sometimes I’m gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
The struggles I’m facing.
The chances I’m taking.
Sometimes might knock me down but
No I’m not breaking.
I may not know it but these are the moments that
I’m gonna remember most, yeah.
I Just gotta keep going.
And I gotta be strong.
Just keep pushing on,
’cause,
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
But Sometimes I’m gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
Yeah-yeah
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
Sometimes you’re gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
Yeah-yeah-yea
Keep on moving,
Keep climbing,
Keep the faith,
Baby
It’s all about,
It’s all about the climb
Keep your faith,
Keep your faith
Whoa, O Whoa
Lyric:
I can almost see it
That dream I’m dreamin
But there’s a voice inside my head saying
"you’ll never reach it"
Every step I’m taking
Every move I make feels
Lost with ’known direction
My faith is shakin
But I gotta keep tryin
Gotta keep my handheld high
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
Sometimes I’m gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
The struggles I’m facing.
The chances I’m taking.
Sometimes might knock me down but
No I’m not breaking.
I may not know it but these are the moments that
I’m gonna remember most, yeah.
I Just gotta keep going.
And I gotta be strong.
Just keep pushing on,
’cause,
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
But Sometimes I’m gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
Yeah-yeah
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
Sometimes you’re gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
Yeah-yeah-yea
Keep on moving,
Keep climbing,
Keep the faith,
Baby
It’s all about,
It’s all about the climb
Keep your faith,
Keep your faith
Whoa, O Whoa
I'm Sorry #2
Ya, Krystal sudah merencanakan sebuah rencana yang jahat. Dengan bantuan pacarnya, dia memulai aksinya. Namun, sayangnya Sunny mengetahui rencananya ini, dia membuat perangkap lagi agar yang terkena jebakan bukanlah Jessica tetapi Krystal, sebenarnya dia tidak mau melakukan ini, tetapi Krystal telah memulainya duluan.
"ok, perangkap sudah dipasang, kita lihat wajah malu Jessica, haha.." kata Krystal sambil tertawa layaknya penyihir.
"Kamu yakin akan berhasil?" tanya Katyusha.
"Ya pastilah, mana mungkin aku tidak berhasil!" jawab Krystal dengan pedenya.
"Ok, nanti aku akan menyuruh Jessica untuk mengambilkan novelku disana, lalu kamu tarik tali ini saat Jessica mau melewati pohon, dan dia akan masuk ke bolongan ini. Hahaha..". Krystal benar-benar jahat. Dia melakukan itu untuk kepuasan dirinya sendiri, padahal, tidak ada gunanya dia melakukan semua itu. Tapi itulah dia, Krystal selalu mendapat apa yang dia mau, dia tidak memerdulikan apakah caranya halal atau tidak, tapi yang dia pikirkan adalah supaya apa yang dia mau, dia dapatkan.
"Jessica, kamu tolong ambil novel aku dong disitu, please ya, aku disuruh beresin berkas-berkas, ok?" kata Krystal dengan senyum liciknya.
"Baik. Tunggu ya.." kata Jessica.
Tetapi, saat ia melihat ke arah novelnya, novelnya diambil oleh orang, dan Krystal pun lupa akan jebakannya itu, yang dia pentingkan adalah novelnya, akhirnya dia lari, Katyusha tidak tahu bahwa itu Krystal, ia menarik talinya, dan Krystal masuk ke dalam jurang yang ia siapkan untuk mengerjai Jessica, dan Katyusha menuangkan seperti cairan yang berbau permen karet, tentu saja badan Krystal menjadi lengket. Jessica kaget, dan segera menolong Krystal. Krystal pun tidak bisa menolak pertolongan Jessica. Ia ditertawakan oleh siswi-siswi disana. Dan Sunny pun menjelaskan semua perangkap Krystal yang ia siapkan untuk Jessica, yang tidak berhasil sesuai rencananya itu.
"Kenapa kamu melakukan itu?" tanya Jessica.
"Maaf, I'm so sorry.. aku melakukan ini karena.. karena... Aku tidak mau kehilangan Sunny. Aku tidak mau kamu merebut Sunny dariku!" jelasnya.
"Tapi gak gitu caranya! Kita bisa main bersama Krystal." sahut Sunny.
"Iya, aku minta maaf.. aku menyesal, maafkan aku yang kejam ini Sica, Sunny, Lyan, aku memang jahat. Tapi tak apa kalau kalian tak mau memaafkanku, aku memang tidak pantas untuk dimaafkan. Aku terlalu jahat." kata Krystal sambil menangis.
"aku tidak marah padamu Krystal. Biarkan ini menjadi pelajaran untuk kita semua. Aku memaafkanmu, tulus dari hatiku." Jessica yang baik itu, langsung memeluk Krystal, dan ia berdua menangis. Sunny dan Lyan tersenyum melihat mereka bisa bersatu.
"Oiya, soal yang aku itu kakaknya siapa, aku kakaknya Jessica." kata Lyan. "..aku harap kalian merahasiakan ini." sambungnya
"Jadi, kamu kakaknya Jessica?" tanya Krystal dengan rasa tak percaya.
"Iya kakakku. Oiya, kamu balik ke asrama kamu ya, nanti dicariin. Bye Kak." kata Jessica
Lyan pun kembali ke asramanya, dan Jessica, Sunny, Krystal bersahabat.
"ok, perangkap sudah dipasang, kita lihat wajah malu Jessica, haha.." kata Krystal sambil tertawa layaknya penyihir.
"Kamu yakin akan berhasil?" tanya Katyusha.
"Ya pastilah, mana mungkin aku tidak berhasil!" jawab Krystal dengan pedenya.
"Ok, nanti aku akan menyuruh Jessica untuk mengambilkan novelku disana, lalu kamu tarik tali ini saat Jessica mau melewati pohon, dan dia akan masuk ke bolongan ini. Hahaha..". Krystal benar-benar jahat. Dia melakukan itu untuk kepuasan dirinya sendiri, padahal, tidak ada gunanya dia melakukan semua itu. Tapi itulah dia, Krystal selalu mendapat apa yang dia mau, dia tidak memerdulikan apakah caranya halal atau tidak, tapi yang dia pikirkan adalah supaya apa yang dia mau, dia dapatkan.
"Jessica, kamu tolong ambil novel aku dong disitu, please ya, aku disuruh beresin berkas-berkas, ok?" kata Krystal dengan senyum liciknya.
"Baik. Tunggu ya.." kata Jessica.
Tetapi, saat ia melihat ke arah novelnya, novelnya diambil oleh orang, dan Krystal pun lupa akan jebakannya itu, yang dia pentingkan adalah novelnya, akhirnya dia lari, Katyusha tidak tahu bahwa itu Krystal, ia menarik talinya, dan Krystal masuk ke dalam jurang yang ia siapkan untuk mengerjai Jessica, dan Katyusha menuangkan seperti cairan yang berbau permen karet, tentu saja badan Krystal menjadi lengket. Jessica kaget, dan segera menolong Krystal. Krystal pun tidak bisa menolak pertolongan Jessica. Ia ditertawakan oleh siswi-siswi disana. Dan Sunny pun menjelaskan semua perangkap Krystal yang ia siapkan untuk Jessica, yang tidak berhasil sesuai rencananya itu.
"Kenapa kamu melakukan itu?" tanya Jessica.
"Maaf, I'm so sorry.. aku melakukan ini karena.. karena... Aku tidak mau kehilangan Sunny. Aku tidak mau kamu merebut Sunny dariku!" jelasnya.
"Tapi gak gitu caranya! Kita bisa main bersama Krystal." sahut Sunny.
"Iya, aku minta maaf.. aku menyesal, maafkan aku yang kejam ini Sica, Sunny, Lyan, aku memang jahat. Tapi tak apa kalau kalian tak mau memaafkanku, aku memang tidak pantas untuk dimaafkan. Aku terlalu jahat." kata Krystal sambil menangis.
"aku tidak marah padamu Krystal. Biarkan ini menjadi pelajaran untuk kita semua. Aku memaafkanmu, tulus dari hatiku." Jessica yang baik itu, langsung memeluk Krystal, dan ia berdua menangis. Sunny dan Lyan tersenyum melihat mereka bisa bersatu.
"Oiya, soal yang aku itu kakaknya siapa, aku kakaknya Jessica." kata Lyan. "..aku harap kalian merahasiakan ini." sambungnya
"Jadi, kamu kakaknya Jessica?" tanya Krystal dengan rasa tak percaya.
"Iya kakakku. Oiya, kamu balik ke asrama kamu ya, nanti dicariin. Bye Kak." kata Jessica
Lyan pun kembali ke asramanya, dan Jessica, Sunny, Krystal bersahabat.
Kamis, 22 Desember 2011
I'm Sorry
Hai, perkenalkan, namaku Sunny. Aku berada di sebuah asrama, asrama yang dikhususkan untuk perempuan. Dan aku senang disini.
"SUNNYY..." teriak Krystal, membuat Sunny bangun.
"Eeh.. Krystal, kamu bikin aku kaget aja sih!" kata Sunny yang masih setengah mengantuk itu.
"Kamu tidur mulu, aku tahu ini memang hari libur, tapi jangan malas, ayuk kita ke taman!" ajak Krystal.
"Mandi dulu ya." "Iya udah sana cepat!"
Ya, begitulah Sunny sehari-harinya. Dia memang hobi tidur, jadi kalau mau sekolah, harus dibangunkan temannya dulu. Sunny memang manja, tapi walaupun begitu, ia adalah salah satu murid terpintar di sekolahnya. Di sekolahnya pun dia memiliki banyak orang yang mengaguminya, termasuk Lyan, cowok yang sudah lama mengaguminya, tapi dia malu mengungkapkan perasaannya terhadap Sunny. Lyan adalah seorang siswa di asrama khusus laki-laki yang berada di samping asrama Sunny.
-Di Tempat Lainnya-
"Hai Sayang, sarapan bareng sini sama Mama dan Papa."
"Maaf Ma, Pa, Sica berangkat duluan ya, hari ini kan Sica mau masuk ke asrama baru, Sica gak mau terlambat. Sudah ya, Sica mau berangkat dulu ya." pamit Sica ke kedua orang tuanya.
"Hati-hati Sayang, jaga dirimu baik-baik. Kalau ada apa-apa, kamu bilang aja sama Mama, sama Papa, ok?"
"Haha, tenang saja, Sica mandiri, kan. Sica gak akan merepotkan Mama dan Papa."
Itulah Sica, seorang gadis yang cantik, baik, penurut, dan mandiri. Ia juga banyak disukai oleh teman di sekolah lamanya. Sepertinya ia juga akan disukai di sekolah barunya.
-Di Asrama-
Ya, asrama akan kedatangan murid baru, yang tidak lain adalah Jessica. Dia mau pindah ke asrama dimana Sunny tinggal. Asrama yang isinya hanya murid perempuan, tetapi, di sebelah asrama ini terdapat asrama laki-laki. Dan kedua asrama ini bekerja sama dengan baik. Tetapi, walaupun begitu, tidak diperbolehkan membawa teman dari asrama itu. Hanya diperbolehkan jika ada suatu acara dan guru yang mengundangnya. Tetapi, Lyan adalah seorang anak dari wakil kepala asrama di asramanya. Jadi dia bisa 'menyusup' ke asrama Sunny dan melihatnya dari jauh.
"Selamat pagi anak-anak. Saya mempunyai berita bagus. Dan kalian pasti akan menyukainya." kata Miss Katty. Guru yang disukai di asrama ini, orangnya cantik, baik, lemah lembut, tapi tegas.
"Ada apa Miss? Kok tumben ada sekarang, kan sekarang kita libur." tanya Katyusha.
"Kalian semua akan mendapat teman baru, kita sambut dengan tepuk tangan yang meriah, Jessica Brown.".
Dan seketika itulah Jessica masuk ke kelas, dan seluruh kelas bertepuk tangan. Termasuk Sunny.
Itukah anaknya? Wah cantik sekali. Mungkin aku dan dia bisa menjadi teman. Gumam Sunny dalam hati.
"Hai teman-teman. Perkenalkan nama saya Jessica Brown. Panggil saja aku Sica, atau Jessica. Senang berkenalan dengan kalian." sapa Jessica dengan lembut.
"Hai Jessica!" seru anak-anak. Sepertinya memang Jessica disukai di asrama itu.
"Baiklah Jessica, kamu besok duduk bersama Sunny ya. Itu orangnya." Miss Katty menunjuk Sunny.
"Oke baik anak-anak kalian boleh kembali lagi beraktifitas. Saya ucapkan selamat pagi, dan welcome Jessica."
"Terima kasih Miss." "Sama-sama Sayang."
Hari ini mungkin hari yang baik untuk Jessica, bagaimana tidak, dengan Miss Katty yang ramah, dan Sunny yang akan menjadi teman barunya. Tentu saja Sunny akan senang dengan keberadaan Jessica, karena Jessica juga sekamar dengannya.
"Bisa bantuin aku gak, Sunny?" tanya Jessica.
"Of course. Apa yang bisa aku bantu?" jawab Sunny.
"Ini, aku agak repot untuk merapikan barang-barangku yang mau aku taruh di lemari. Barang-barangku sangat banyak. Maukah kamu membantuku?"
"Yes of course Sica. Baiklah aku akan membantumu."
"Trims, kamu memang baik."
"Hehe bisa saja sih.."
Sejak saat itu, mereka berdua pun bersahabat, kemana-mana selalu berdua. Mereka memang sahabat yang serasi. Tapi, Krystal kesal dengan Jessica, dia pikir, Jessica merebut Sunny darinya. Padahal, Sunny pun tidak merasa bahwa Jessica merebutnya dari Krystal. Krystal dan Katyusha membuat rencana agar Jessica membenci Sunny. Segala cara ia pikirkan agar rencananya berhasil, dan Sunny pun kembali padanya. Tapi rencananya selalu gagal. Hal ini digagalkan oleh Lyan, karena Lyan pernah mendengar bahwa Krystal akan berbuat sesuatu yang buruk terhadap Jessica. Dan Krystal pun juga semakin kesal terhadap Jessica, ia juga kesal terhadap Lyan.
"Krystal, sudahlah, rencanamu gak akan pernah berhasil, karena aku tau Jessica anak yang baik!" kata Lyan.
"Baik? Baik apanya?! Dia sudah merebut Sunny! Aku ingin Sunny kembali kepadaku, itu saja kok. Setelah itu, aku dan dia tidak ada masalah apa-apa lagi. Fine?" kata Krystal.
"Aku gak ngerti ya mau kamu apa, kalau kamu ingin Sunny kembali, ya gak seperti itu caranya. Aku tau cara yang lebih baik lagi!"
"Yayaya, terserah kamu deh, tapi ini urusanku, kamu tidak usah ikut campur!"
"Aku berhak untuk ikut campur karena aku adalahnya kakaknya...." Lyan berhenti berbicara. Ia keceplosan
"Apa katamu?! Kamu kakaknya siapa hah?! Jawab Lyan! Jawab!"
"Maksudku.. A.. aku.. ah kamu tak perlu tau! Pokoknya jangan pernah kamu coba nyakitin Jessica dan Sunny! Dia berdua berarti di hidupku!"
Lyan pun berlalu dan meninggalkan Krystal. Krystal pun penasaran, sebenarnya Lyan itu kakaknya siapa, apakah kakaknya Sunny, atau Jessica? Krystal pun mencari tau tentang Lyan. Ia mempunya kenalan di asrama sebelah itu. Yap, yaitu pacarnya Krystal. Berarti bukan kenalan lagi ya, tapi ia merahasiakan itu karena hanya dirinya yang tahu. -to be continued-
Selasa, 20 Desember 2011
The Boys - Girls' Generation (Korean Version)
Nah, tadi kan versi Englishnya tuh, sekarang versi Koreanya yaa.. Check this out!
Lyric:
[All] Keobi naseo shijakjocha anhae bwahtdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom
[Jessica] GG
[All] Jujeohamyeon gihwehneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawa bwara jom
[Jessica] Girls Are back
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] Yeah~ You know~
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] We bring the boys out
We bring the boys out
Yeah~
[All] B-Bring the boys out
[Taeyeon] Sunrie majchwo saneun geot
Neon gildeulyeojyeo beoryeonni
Kwaehnchanhni
[Tiffany] Get up
[Yoona] Amdamhan sesangi geudael junukdeulge
Mandeuni
[Tiffany] That's funny
[Yoona] Kwaehnchanhni
[Sunny] Geunyang bol suga eobseo nan
Buldijigo kkaejyeodo myeotbeonigo ireona
[Seohyun] Nalkarobge meotjike ireul naekoya
Maldeon ne yaseongeul boyeojwo
My boy
[All] B-Bring the boys out
[All] Girls' generation make you feel the heat
[Yuri] Jeon segyega neoreul jumogae
[All] B-Bring the boys out
[Sooyoung] Wiipungdo dangdanghaji ppyeossokbuteo
Neon wonrae meotjyeosseo
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] Heundeulliji malgo geudaen jaril jikyeo
Wonrae jeonjaeng gateun salmeul saneun inganingeol
Neoneun wae eh
[Sunny] Yes fly high
[Jessica] Beolsseo wae eh
[Sunny] You fly high
[Jessica] Pogihae
Oh neon meoreotjanha
[Seohyun] Neoye jimnyeomeul boyeojwo jikureul jom
Heundeureojwo moduga neol bol su itke
[Taeyeon] Yeoksaneun saerobge sseuyeojike dwael geol
Juwinkongeun baro neo baro neo
[All] B-Bring the boys out
[All] Girls' generation make you feel the heat
[Tiffany] Jeon segyega neoreul jumogae
[All] B-Bring the boys out
[Hyoyeon] Wiipungdo dangdanghaji ppyeossokbuteo
Neon wonrae meotjyeosseo
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
[All] Girls bring the boys out
[Yuri] I wanna dance right now
Naega ikkeureo julke come out
[Yoona] Sesang namjadeuriyeo nan
Number 1 jihyereul juneun
Athena check this out
[Hyoyeon] Jeulkyeobwahra, dojeonye seolleim
Imi modu kajin sesangye namja
[Sooyoung] Geudaero chuk ganeun geoya keep up
Girls' generation, we don't stop
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] Makhyeobeoryeotdeon miraega anboyeotdeon
Miraega ne nunape pyeolchyeojyeo
[Taeyeon] Cheomcheom deo wahnbyeokhan ne moseube machi
Nan ppallyeodeul geot gata my heart
[All] Keobi naseo shijakjocha anhae bwatdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom
[All/Taeyeon] Just bring the boys out
[All/Seohyun] Jujeohamyeon gihwehneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawa bwara jom
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] Cause the
[All/Jessica] Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
[All] Girls' generation make you feel the heat
[Sunny] Jeon sekyega uril jumogae
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] Sesangeurikkeul namja
Meotjin yeojadeul yeogi moyeora
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
Lyric:
[All] Keobi naseo shijakjocha anhae bwahtdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom
[Jessica] GG
[All] Jujeohamyeon gihwehneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawa bwara jom
[Jessica] Girls Are back
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] Yeah~ You know~
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] We bring the boys out
We bring the boys out
Yeah~
[All] B-Bring the boys out
[Taeyeon] Sunrie majchwo saneun geot
Neon gildeulyeojyeo beoryeonni
Kwaehnchanhni
[Tiffany] Get up
[Yoona] Amdamhan sesangi geudael junukdeulge
Mandeuni
[Tiffany] That's funny
[Yoona] Kwaehnchanhni
[Sunny] Geunyang bol suga eobseo nan
Buldijigo kkaejyeodo myeotbeonigo ireona
[Seohyun] Nalkarobge meotjike ireul naekoya
Maldeon ne yaseongeul boyeojwo
My boy
[All] B-Bring the boys out
[All] Girls' generation make you feel the heat
[Yuri] Jeon segyega neoreul jumogae
[All] B-Bring the boys out
[Sooyoung] Wiipungdo dangdanghaji ppyeossokbuteo
Neon wonrae meotjyeosseo
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] Heundeulliji malgo geudaen jaril jikyeo
Wonrae jeonjaeng gateun salmeul saneun inganingeol
Neoneun wae eh
[Sunny] Yes fly high
[Jessica] Beolsseo wae eh
[Sunny] You fly high
[Jessica] Pogihae
Oh neon meoreotjanha
[Seohyun] Neoye jimnyeomeul boyeojwo jikureul jom
Heundeureojwo moduga neol bol su itke
[Taeyeon] Yeoksaneun saerobge sseuyeojike dwael geol
Juwinkongeun baro neo baro neo
[All] B-Bring the boys out
[All] Girls' generation make you feel the heat
[Tiffany] Jeon segyega neoreul jumogae
[All] B-Bring the boys out
[Hyoyeon] Wiipungdo dangdanghaji ppyeossokbuteo
Neon wonrae meotjyeosseo
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
[All] Girls bring the boys out
[Yuri] I wanna dance right now
Naega ikkeureo julke come out
[Yoona] Sesang namjadeuriyeo nan
Number 1 jihyereul juneun
Athena check this out
[Hyoyeon] Jeulkyeobwahra, dojeonye seolleim
Imi modu kajin sesangye namja
[Sooyoung] Geudaero chuk ganeun geoya keep up
Girls' generation, we don't stop
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] Makhyeobeoryeotdeon miraega anboyeotdeon
Miraega ne nunape pyeolchyeojyeo
[Taeyeon] Cheomcheom deo wahnbyeokhan ne moseube machi
Nan ppallyeodeul geot gata my heart
[All] Keobi naseo shijakjocha anhae bwatdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom
[All/Taeyeon] Just bring the boys out
[All/Seohyun] Jujeohamyeon gihwehneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawa bwara jom
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] Cause the
[All/Jessica] Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
[All] Girls' generation make you feel the heat
[Sunny] Jeon sekyega uril jumogae
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] Sesangeurikkeul namja
Meotjin yeojadeul yeogi moyeora
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
The Boys - Girls' Generation (English Version)
Hai temaann... Kalian tentunya tau kan sama Girls' Generation atau SNSD? Yap, aku mau berbagi sedikit lagu dari mereka, yaitu lagunya yang berjudul The Boys. Tapi versi English. Check This Out!
Lyric:
[All] I can tell you're looking at me
I know what you see
Any closer and you'll feel the heat
[Jessica] GG
[All] You don't have to pretend that you didn't notice me
Every look will make it hard to breath
[Jessica] T R X
[All] Bring the boys out
[Tiffany] Yeah~ You know~
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] We bring the boys out (x2) Yeah~
[All] B-Bring the boys out
[Taeyeon] Soon as I step on the scene
I know that they'll be watching me watching me~
[Tiffany] Get up
[Yoona] Imma be the hottest in this spot
There ain't no stopping me~ [Tiffany] That's right [Yoona] stopping me~
[Sunny] I know life is a mystery
I'm gonna make history
I'm taking it from the start
[Seohyun] Call an emergency
I'm watching the phone ring
I'm feeling this in my heart~ my heart~
[All] B-Bring the boys out
[All] Girl's Generation make'em feel the heat
[Yuri] And we do it and we can't be beat
[All] B-Bring the boys out
[Sooyoung] We're born to win
Better tell all your friends
'Cause we get it in
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] Wanna know my secrets
From them I'll never tell
'Cause I got them magic
Touch them
Imma try and I fail
That's right
[Sunny] Yeah right
[Jessica] I-I
[Sunny] Yeah right
Come tonight
I know I can fly
[Seohyun] I know life is a mystery
I'm gonna make history
I'm taking it from the start
[Taeyeon] Call an emergency
I'm watching the phone ring
I'm feeling this in my heart~ my heart~
[All/Taeyeon] B-Bring the boys out
[All] Girl's Generation make'em feel the heat
[Tiffany] And we do it and we can't be beat
[All] B-Bring the boys out
[Hyoyeon] We're born to win
Better tell all your friends
'Cause we get it in
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
[All] Girl's bring the boys out
[Yuri] I wanna dance right now
We can show how the girls get down
[Yoona] Yes we go for more wins in a row
No1 everyone should know
Check this out
[Hyoyeon] All the boys (x2) want my heart
Better know how to rock in their stop
[Sooyoung] Oh Gee
We make you so hot
Girl's Generation we won't stop
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] It's not a fantasy
This is right for me
Living in like a star~
[Taeyeon] Can't get the rest of me
Imma be what I wanna be
This is deep in my heart~ my heart~
[All] I can tell you're looking at me
I know what you see
Any closer and you'll feel the heat
[All/Taeyeon] Just bring the boys out
[All/Seohyun] You don't have to pretend that you didn't notice me
Every look will make it hard to breath
[All] Bring the boys out
[Jessica] 'Cause now
[All/Jessica] Girl's bring the boys out (x4)
[All] Girl's Generation make'em feel the heat
[Sunny] And we do it and we can't be beat
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] We're born to win
Better tell all your friends
'Cause we get it in
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
Lyric:
[All] I can tell you're looking at me
I know what you see
Any closer and you'll feel the heat
[Jessica] GG
[All] You don't have to pretend that you didn't notice me
Every look will make it hard to breath
[Jessica] T R X
[All] Bring the boys out
[Tiffany] Yeah~ You know~
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] We bring the boys out (x2) Yeah~
[All] B-Bring the boys out
[Taeyeon] Soon as I step on the scene
I know that they'll be watching me watching me~
[Tiffany] Get up
[Yoona] Imma be the hottest in this spot
There ain't no stopping me~ [Tiffany] That's right [Yoona] stopping me~
[Sunny] I know life is a mystery
I'm gonna make history
I'm taking it from the start
[Seohyun] Call an emergency
I'm watching the phone ring
I'm feeling this in my heart~ my heart~
[All] B-Bring the boys out
[All] Girl's Generation make'em feel the heat
[Yuri] And we do it and we can't be beat
[All] B-Bring the boys out
[Sooyoung] We're born to win
Better tell all your friends
'Cause we get it in
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] Wanna know my secrets
From them I'll never tell
'Cause I got them magic
Touch them
Imma try and I fail
That's right
[Sunny] Yeah right
[Jessica] I-I
[Sunny] Yeah right
Come tonight
I know I can fly
[Seohyun] I know life is a mystery
I'm gonna make history
I'm taking it from the start
[Taeyeon] Call an emergency
I'm watching the phone ring
I'm feeling this in my heart~ my heart~
[All/Taeyeon] B-Bring the boys out
[All] Girl's Generation make'em feel the heat
[Tiffany] And we do it and we can't be beat
[All] B-Bring the boys out
[Hyoyeon] We're born to win
Better tell all your friends
'Cause we get it in
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
[All] Girl's bring the boys out
[Yuri] I wanna dance right now
We can show how the girls get down
[Yoona] Yes we go for more wins in a row
No1 everyone should know
Check this out
[Hyoyeon] All the boys (x2) want my heart
Better know how to rock in their stop
[Sooyoung] Oh Gee
We make you so hot
Girl's Generation we won't stop
[All] B-Bring the boys out
[Jessica] It's not a fantasy
This is right for me
Living in like a star~
[Taeyeon] Can't get the rest of me
Imma be what I wanna be
This is deep in my heart~ my heart~
[All] I can tell you're looking at me
I know what you see
Any closer and you'll feel the heat
[All/Taeyeon] Just bring the boys out
[All/Seohyun] You don't have to pretend that you didn't notice me
Every look will make it hard to breath
[All] Bring the boys out
[Jessica] 'Cause now
[All/Jessica] Girl's bring the boys out (x4)
[All] Girl's Generation make'em feel the heat
[Sunny] And we do it and we can't be beat
[All] B-Bring the boys out
[Tiffany] We're born to win
Better tell all your friends
'Cause we get it in
You know the girls
[All] B-Bring the boys out
Don't Leave Me Alone #2
Sepertinya aku tidak semangat lagi melakukan apa-apa tanpa Hermione dan Tiffany. Aku merasa kosong. Walaupun ada Evan yang selalu ada disaat aku membutuhkan seorang teman. Aku tidak mau terus sendiri seperti ini. Jangan tinggalkan aku sendiri. Aku tak bisa melakukannya sendiri. Aku butuh kalian.
"Aku akan membantumu mengembalikan kedua sahabatmu, aku berjanji, kalau aku tidak bisa menepati diriku, aku tidak akan pernah mengganggu kehidupanmu lagi. Setuju?" Suara Evan mengagetkanku.
Apa? Dia mau membantuku? Kurasa tidak mungkin!
"Kamu yakin bisa berhasil?" tanyaku.
"Apa sih yang tidak bisa kulakukan untukmu?" jawabnya.
Untukku? Apa? Dia melakukannya untukku? "Eits, jangan geer dulu kau.."
"ih? Siapa yang geer? Gak tuh!"
"Haha bener nih? Yaudah ayuk ke kelas."
"Males ah, duluan aja gih.."
Hm.. kalau benar Evan bisa, aku akan senang sekali. Tak tahu mengapa aku jadi bersemangat. Ya, semoga saja si Tifanny tidak membocorkan rahasiaku. Ya, dia memang orangnya sedikit 'bocor' tapi kan, dia sudah janji padaku kalau dia tidak mau memberitahukan siapa siapa.. Tenang sajalah Sica. Tapi gak enak ah sama Evan, masa dia sendiri sih yang berjuang. Aku kok enggak, hm.. sebaiknya aku ajak makan saja nanti malam, membicarakan itu, di cafe dekat taman.
"Hallo, Saya Sica, bisa berbicara dengan Hermione?" aku menelepon Hermione
"Ya saya sendiri. Ada apa Sica?" jawabnya.
"Um.. hm.. ini, kamu nanti ada acara gak? Ya kalau ada gakpapa, tapi kalau gak ada aku mau ngajakin kamu makan, mau gak? Di cafe biasa deket taman jam 5 sore" tanpa basa-basi aku langsung memberitahu maksudku.
"Gak ada sih, boleh deh.. Yaudah"
"Ok kalau gitu makasih, sampai bertemu. Bye" aku menutup telepon. Rasanya senang sekali, dia mau aku ajak makan. Tiba saatnya menelepon Tiffany, tapi aku tahu pasti dia tidak akan mau jika aku yang ajak, maka sebelum aku menelepon Hermione aku menyuruh Evan untuk menelepon Tiffany, agar dia mau. Dan tentu saja itu berhasil. Aku senang sekali. Tidak lupa aku mengucapkan terima kasih ke Evan. Dia memang baik!
Ternyata, di taman Tiffany dan Hermione sudah datang. Aku telat ya? Padahal aku sendiri yang mengajak mereka, kenapa jadi aku yang telat begini? Ah sudahlah, yang penting bertemu dengan mereka.
"Hai Hermy, Fanny!" sapaku.
"Sudahlah, cepat kamu mau ngomong apa sih?" kata Tiffany sinis.
"Hush, kamu apa sih, biarkan Jessica ngomong!" kata Hermione.
"Ok, baik, maaf kalau aku mengajak kalian tanpa memberitahu kalau aku mau membicarakan ini. Maaf banget. Tapi ya mau bagaimana lagi, aku tidak mau kalian menolak ajakanku. Jadi gini, aku mau kita kembali lagi seperti dulu, seperti HeFanSic yang dulu ceria, selalu bersama, tidak pernah bertengkar, apalagi seperti ini. Aku rasa, ada sebagian yang hilang di hidupku. Yaitu kalian, aku gak mau kehilangan kalian, sudah cukup aku seperti ini. Aku tidak mau kehilangan dua sahabatku yang cantik ini, yang baik, yang pintar, yang setia. Aku tidak bohong. Akan lebih mudah menemukan 100 musuh daripada 1 sahabat. Aku mohon, kembali lagi lah seperti dulu. Masa cuma gara-gara hal sepele kita sampai seperti ini?"
"Sica, sebenarnya aku yang salah, gara-gara aku kalian seperti ini, maafkan aku. Aku yang seharusnya membuat kalian bersatu kembali. Kamu gak boleh begini. Maafkan aku Hermione, Tiffany, dan terutama kau Jessica, maafkan aku."
"Kamu gak salah kok justru aku yang salah, aku yang mulai duluan, aku yang ngatain Hermy kalo Ron jelek, maaf kalau kamu tersinggung Her, dan Sica, aku tahu selera orang berbeda-beda, wajar saja kalau kamu bilang Evan gak keren, tapi hargai pendapatku dong, kamu harus ngerti aku! Jangan egois!" kata Tiffany.
"Cukup, kita semua yang salah. Adil kan?! Pasti kamu bertanya-tanya apa salah kamu. Tapi coba dipikirkan lagi deh. Dan, agar masalah ini tidak bertambah panjang, kita baikan. Gimana? Setuju? HeFanSic?!" ya itulah Hermione, tak ingin membuat masalah bertambah besar. Mungkin dia memang tidak suka bertengkar, dia tidak masuk terlibat dalam suatu masalah yang sangat besar.
"Ok, aku setuju apa kata Hermy." kataku
"Aku juga." sahut Evan.
"So, Fanny, kamu gak mau?" tanya Hermy.
"Oke, aku mau kok, mau banget. Aku sadar kalau aku salah, tidak sebaiknya aku kayak gini. Maafkan aku semuanya." Jawab Tiffany.
"Aku maafkan Sobat!" sahutku dan Hermy berbarengan.
"So? HeFanSic?" "HeFanSic!" "HEFANSIC!"
"Tunggu, bagaimana denganku?" kata Evan.
"Kau mau ikut dengan kita-kita?" tanya Fanny.
"Nae. Tapi sama teman-temanku juga, boleh?" jawabnya.
"Biarku tebak, Alva? Kevin? Oh tidak. Maaf, bukannya aku menolak. Tapi janjimu cuma membuat aku kembali lagi dengan sahabatku. Aku tahu kamu teman yang baik, tapi kamu mengerti kan?" kataku.
"Yea, kamu benar. Lagian aku cuma bercanda kok, maaf haha mana mungkin aku sama cewek-cewek. Udah ah, banyak cewek yang nunggu tuh, Bye." katanya sambil berlalu.
"Tuh kan sombongnya mulai deh!"
"Sica, dia gak sombong!"
"Ssshh jangan mulai lagii!"
"Haha, Just Kidding. Ya gak Sica?"
"hah? Oh hehe iya.. Please don't leave me alone"
"Tak akan kubiarkan"
Akhirnya aku, Hermy, dan Tiffany kembali seperti dulu. Ini berkat bantuan Evan. Thanks a lot Van. Aku harap persahabatan ini tidak pernah putus lagi. Semoga persahabatan ini akan terus berlanjut, sampai nanti, sampai waktu memisahkan kami. Don't leave me alone, my bestfriends...
-Selesai-
"Aku akan membantumu mengembalikan kedua sahabatmu, aku berjanji, kalau aku tidak bisa menepati diriku, aku tidak akan pernah mengganggu kehidupanmu lagi. Setuju?" Suara Evan mengagetkanku.
Apa? Dia mau membantuku? Kurasa tidak mungkin!
"Kamu yakin bisa berhasil?" tanyaku.
"Apa sih yang tidak bisa kulakukan untukmu?" jawabnya.
Untukku? Apa? Dia melakukannya untukku? "Eits, jangan geer dulu kau.."
"ih? Siapa yang geer? Gak tuh!"
"Haha bener nih? Yaudah ayuk ke kelas."
"Males ah, duluan aja gih.."
Hm.. kalau benar Evan bisa, aku akan senang sekali. Tak tahu mengapa aku jadi bersemangat. Ya, semoga saja si Tifanny tidak membocorkan rahasiaku. Ya, dia memang orangnya sedikit 'bocor' tapi kan, dia sudah janji padaku kalau dia tidak mau memberitahukan siapa siapa.. Tenang sajalah Sica. Tapi gak enak ah sama Evan, masa dia sendiri sih yang berjuang. Aku kok enggak, hm.. sebaiknya aku ajak makan saja nanti malam, membicarakan itu, di cafe dekat taman.
"Hallo, Saya Sica, bisa berbicara dengan Hermione?" aku menelepon Hermione
"Ya saya sendiri. Ada apa Sica?" jawabnya.
"Um.. hm.. ini, kamu nanti ada acara gak? Ya kalau ada gakpapa, tapi kalau gak ada aku mau ngajakin kamu makan, mau gak? Di cafe biasa deket taman jam 5 sore" tanpa basa-basi aku langsung memberitahu maksudku.
"Gak ada sih, boleh deh.. Yaudah"
"Ok kalau gitu makasih, sampai bertemu. Bye" aku menutup telepon. Rasanya senang sekali, dia mau aku ajak makan. Tiba saatnya menelepon Tiffany, tapi aku tahu pasti dia tidak akan mau jika aku yang ajak, maka sebelum aku menelepon Hermione aku menyuruh Evan untuk menelepon Tiffany, agar dia mau. Dan tentu saja itu berhasil. Aku senang sekali. Tidak lupa aku mengucapkan terima kasih ke Evan. Dia memang baik!
Ternyata, di taman Tiffany dan Hermione sudah datang. Aku telat ya? Padahal aku sendiri yang mengajak mereka, kenapa jadi aku yang telat begini? Ah sudahlah, yang penting bertemu dengan mereka.
"Hai Hermy, Fanny!" sapaku.
"Sudahlah, cepat kamu mau ngomong apa sih?" kata Tiffany sinis.
"Hush, kamu apa sih, biarkan Jessica ngomong!" kata Hermione.
"Ok, baik, maaf kalau aku mengajak kalian tanpa memberitahu kalau aku mau membicarakan ini. Maaf banget. Tapi ya mau bagaimana lagi, aku tidak mau kalian menolak ajakanku. Jadi gini, aku mau kita kembali lagi seperti dulu, seperti HeFanSic yang dulu ceria, selalu bersama, tidak pernah bertengkar, apalagi seperti ini. Aku rasa, ada sebagian yang hilang di hidupku. Yaitu kalian, aku gak mau kehilangan kalian, sudah cukup aku seperti ini. Aku tidak mau kehilangan dua sahabatku yang cantik ini, yang baik, yang pintar, yang setia. Aku tidak bohong. Akan lebih mudah menemukan 100 musuh daripada 1 sahabat. Aku mohon, kembali lagi lah seperti dulu. Masa cuma gara-gara hal sepele kita sampai seperti ini?"
"Sica, sebenarnya aku yang salah, gara-gara aku kalian seperti ini, maafkan aku. Aku yang seharusnya membuat kalian bersatu kembali. Kamu gak boleh begini. Maafkan aku Hermione, Tiffany, dan terutama kau Jessica, maafkan aku."
"Kamu gak salah kok justru aku yang salah, aku yang mulai duluan, aku yang ngatain Hermy kalo Ron jelek, maaf kalau kamu tersinggung Her, dan Sica, aku tahu selera orang berbeda-beda, wajar saja kalau kamu bilang Evan gak keren, tapi hargai pendapatku dong, kamu harus ngerti aku! Jangan egois!" kata Tiffany.
"Cukup, kita semua yang salah. Adil kan?! Pasti kamu bertanya-tanya apa salah kamu. Tapi coba dipikirkan lagi deh. Dan, agar masalah ini tidak bertambah panjang, kita baikan. Gimana? Setuju? HeFanSic?!" ya itulah Hermione, tak ingin membuat masalah bertambah besar. Mungkin dia memang tidak suka bertengkar, dia tidak masuk terlibat dalam suatu masalah yang sangat besar.
"Ok, aku setuju apa kata Hermy." kataku
"Aku juga." sahut Evan.
"So, Fanny, kamu gak mau?" tanya Hermy.
"Oke, aku mau kok, mau banget. Aku sadar kalau aku salah, tidak sebaiknya aku kayak gini. Maafkan aku semuanya." Jawab Tiffany.
"Aku maafkan Sobat!" sahutku dan Hermy berbarengan.
"So? HeFanSic?" "HeFanSic!" "HEFANSIC!"
"Tunggu, bagaimana denganku?" kata Evan.
"Kau mau ikut dengan kita-kita?" tanya Fanny.
"Nae. Tapi sama teman-temanku juga, boleh?" jawabnya.
"Biarku tebak, Alva? Kevin? Oh tidak. Maaf, bukannya aku menolak. Tapi janjimu cuma membuat aku kembali lagi dengan sahabatku. Aku tahu kamu teman yang baik, tapi kamu mengerti kan?" kataku.
"Yea, kamu benar. Lagian aku cuma bercanda kok, maaf haha mana mungkin aku sama cewek-cewek. Udah ah, banyak cewek yang nunggu tuh, Bye." katanya sambil berlalu.
"Tuh kan sombongnya mulai deh!"
"Sica, dia gak sombong!"
"Ssshh jangan mulai lagii!"
"Haha, Just Kidding. Ya gak Sica?"
"hah? Oh hehe iya.. Please don't leave me alone"
"Tak akan kubiarkan"
Akhirnya aku, Hermy, dan Tiffany kembali seperti dulu. Ini berkat bantuan Evan. Thanks a lot Van. Aku harap persahabatan ini tidak pernah putus lagi. Semoga persahabatan ini akan terus berlanjut, sampai nanti, sampai waktu memisahkan kami. Don't leave me alone, my bestfriends...
-Selesai-
Minggu, 18 Desember 2011
Don't Leave Me Alone
"Good Morning All!" sapaku kepada teman-teman di kelas. Perkenalkan, namaku Jessica, panggil saja aku Sica, atau Jessi. Tapi aku lebih suka dipanggil Sica, hehe..
" Good morning too Sica. Kamu kayaknya lagi seneng nih, ada apa sih? Cerita cerita dong!" kata sahabatku Hermy. Namanya Hermione, tapi aku lebih suka menyebutnya dengan Hermy.
"Hahaha kamu ini apa sih. Tidak ada apa-apa kok. Aku hanya ingin berbagi keceriaan aja. Cuma itu, gak ada yang lain." jawabku.
"Yasudah kalo begitu. Ke kantin yuk. Laper nih.." kata sahabatku si Fanny. Namanya Tiffany, cuma aku memanggilnya Fanny.
"Mau makan apa ya?"
"Hmm.. Aku mau milkshake ah!" seru Fanny.
"Aduh Fanny, ini masih pagi. Hey, kamu masih tertidur? Kalau kamu makan es pagi-pagi bisa sakit!" kata Hermy. Akupun diam saja melihat tingkah kedua sahabatku itu. Dia berdua memang suka seperti itu. Kadang aku tertawa karena tingkah mereka.
BRAAKK.. sesuatu menabrakku. Aku terjatuh, huuh rasanya sakit, karena aku tertabrak dengan keras. Siapa sih nih, jalan gak bener banget! Sakit tau! gerutuku dalam hati. Akupun bangun dan rasanya ingin memarahi yang menabrakku.
"Ehh maaf maaf ya, gak sengaja nabrak!"
"Ih, apaan sih kamu seenaknya minta maaf, sakit tau!"
"I..iya maafin makanya aku gak sengaja!"
"I.." sebelum aku melanjutkan kata-kataku, aku melihat sosok yang menabrakku. Seorang cowok, tinggi, dan tidak asing lagi bagiku. Ya, dia adalah cowok yang tersombong menurutku di sekolah ini. Dia merasa terlalu ganteng, memang sih dia banyak yang suka. Dan makanya itu dia jadi sombong, Aku pun langsung pergi begitu saja, aku tidak mau melihat wajahnya yang super menyebalkan itu. Biarkanlah dia berbicara apa tentangku, yang penting aku gak ngeliat dia lagi!
"Eh, kamu tadi nabrak dia ya? Berani banget sih!" kata Suzy. Ya dia penggemar beratnya si Evan. Cowok yang super menyebalkan itu.
"Hah nabrak dia? Dia yang nabrak aku! Untuk apa aku menabrak dia? Gak ada untungnya!" Jawabku. Akupun langsung meninggalkan Suzy.
"Heran aku sama orang-orang yang suka sama dia. Apa kerennya sih dia?" tanyaku kepada dua sahabatku itu. "Yaampun, kamu lihat dong, dia jago main basket, futsal, bola, ahh dia perfect banget!!" Jawab Fanny.
"Haha, kemarin kamu bilang Tama ganteng, sekarang Evan. Gimana sih kamu Fan!" celetuk Hermy. "Heyyyyy kamu apa sih! Daripada kamu sama Ron terus, gak bosen?"
"Jangan bawa-bawa Ron dong! Dia gak salah apa-apa!" kata Hermy kesal.
"Sudah-sudah! Kenapa kalian ribut gini sih? Udah ah, aku mau keluar. Capek aku dengar kalian berdebat terus!" kataku.
"Eh aku juga capek ya sama kamu, gak bisa bedain cowok yang keren sama enggak, cowok yang baik apa enggak! Evan tuh gak sombong! Kamu aja yang gak tau! Kamu juga Her, suka-suka aku lah mau suka sama siapa, emang kamu siapa ngelarang-larang aku hah? Capek aku temenan sama kalian berdua!" ketus Fanny.
"STOP STOP STOP! Jangan main salah-salahan dong! Masa cuma gara-gara Evan kita jadi seperti ini sih?! Ayo kita berdamai!" lerai Hermy. Ya, dia memang yang paling bijak diantara kita bertiga.
"Damai? Kamu bilang damai? Aku salah apa memang? Aku gak salah apa-apa! Tuh si Sica aja begitu!"
"Kok kamu jadi nyalahin aku sih?"
"Ya memang kamu yang mulai bikin aku emosi!"
"Yaudah yaudah sekarang terserah kamu aja. Aku minta maaf sama kamu Tiffany. Terserah kamu mau bilang aku apa, aku gak mau cuma gara-gara ini persahabatan kita hancur!" kataku sambil menahan air mata.
"Apa kamu bilang? Minta maaf? Telat!" jawab Tiffany.
"Fanny, kamu apa-apaan sih! Tidak ada kata telat di kamus kita!" kata Hermy lagi
"Kamus kita? KITA?! Kamu aja sama Sica! Capek aku! Udah, aku mau pulang. Malas berdebat sama kalian!"
Mungkin ini menjadi hari yang terburuk untukku. Ditabrak sama Evan, lalu Fanny dan Hermy marah padaku. Ya aku tahu, persahabatan tak selalu indah. Aku harus sabar. Nanti pasti aku, Hermione, dan Tiffany akan bersama-sama lagi. Akan menjadi HeFanSic lagi.
Aku ingin menenangkan diri. Merasakan hawa di sore hari ini. Duduk di kursi taman. Sambil menunggu matahari terbenam. Ya, disini banyak orang-orang, yang sedang bercanda-canda, bertawa ria, mungkin hanya aku yang sedang bersedih hati. Huh.. bad day. Tiba-tiba, ada yang menepuk pundakku. Dan menawarkan sapu tangan untukku.
"Ini, usap air matamu. Aku tidak ingin kau membuang-buang air matamu untuk hal yang tidak penting seperti itu." katanya.
Suaranya.. ya, itu suara Evan. Tunggu, untuk apa dia.. ah sudahlah, aku tidak mau memikirkan itu.
"Ini ambil, aku tau kamu membutuhkannya, Sica."
"Terima kasih van." kataku singkat.
"Ada masalah? Kau bisa cerita denganku. Mungkin aku bisa membantumu."
"Haruskah aku menceritakan ini kepadamu? Aku kan, tidak dekat sama kamu. Nanti kamu nyebar lagi. Aku gak mau."
"Baiklah, aku tidak akan memaksa. Aku akan pergi. Aku tidak mau mengganggumu. Aku tidak mau membuatmu tambah kesal." katanya lagi sambil berlalu.
"Tunggu. Jangan tinggalin aku sendiri disini. Aku takut. Langit sudah gelap." kataku sambil terisak.
"Ya sebaiknya kamu pulang."
"Kamu membiarkan seorang perempuan di malam seperti ini pulang sendiri? Waw."
"Aku pikir kamu tidak mau aku antar pulang. Baiklah, jangan banyak bicara. Aku akan antarkan pulang."
Akhirnya akupun sampai di rumah. Aku pikir, Evan itu orangnya sombong, tapi, ternyata tidak. Mungkin aku terlalu negative thinking sama dia. Tak lupa sebelum masuk rumah aku mengucapkan terima kasih padanya.
"Makasih ya sekali lagi, Van. Maaf merepotkanmu." kataku.
"Haha, iya tidak apa-apa." jawabnya. Akupun masuk ke rumah, ke kamarku. Tempat yang paling nyaman untukku.
Ternyata.. dia tak seburuk yang kukira. Maafkan aku Evan, aku memang bodoh, aku kan tidak terlalu mengenal dia. Aku tidak boleh seperti itu. Lain kali, aku akan berhati-hati dalam menilai orang. Aku masih teringat dengan Hermy dan Fanny. Aku tidak tahu apa yang ada di pikiran mereka. Aku sudah capek. Besok rasanya berat sekali bertemu dengan mereka. Aku tidak tahu harus apalagi. Huh.. sekarang aku mau tidur saja. Aku tidak mau besok terlambat.
Annyeonghaseyo! Pagi semuaa.. Hari ini aku bersemangat untuk bersekolah. Yah setidaknya hari ini minimal aku harus berdamai dengan dua sahabatku. Sica harus bisa membuat HeFanSic balik lagi. Ya, harus bisa. Aku tidak mau menambah dosa jika harus bertengar terus dengan mereka. Semoga berhasil.
Kulihat di kelas ada Tiffany seorang diri. Duduk di pojokan kelas. Mungkin dia pindah tempat duduk. Akupun menyapanya. Kulihat sepertinya ia sedang sedih. Aku ingin meredakan kesedihannya. Ya..
"Hai Fanny.." sapaku
"Ngapain kamu disini? Pergi! Aku gak mau ketemu kamu!" katanya sambil terisak.
"Aku cuma ingin membantumu. Apa itu tidak boleh?"
"Bantu? Bantu apa? Bantu aku tambah marah?! Oh boleh boleh banget!" balasnya ketus.
"Lebih baik aku pergi daripada lihat kamu marah-marah terus. Um.. aku minta maaf soal kemarin, aku tau aku salah, tak seharusnya aku seperti itu. Aku minta maaf. Sungguh, aku tidak ingin kehilangan kamu. Kamu harus percaya padaku." Aku memulai minta maaf padanya. Aku harap dia bisa mengerti.
"Maaf? Maaf katamu? Memang kamu salah apa?! Sudah mendingan kamu PERGI! PERGI DARI SINI!"
"Baiklah aku akan pergi.. Maafkan aku.."
Akupun meninggalkannya sendiri. Aku tidak mau membuatnya sedih.
"Hai Sica! Sini deh!"
"Aku Her?"
"Memang siapa lagi?"
Sepertinya dia tidak marah padaku. Aku senang sekali, tapi aku harus tetap minta maaf.
"Tolongin ya, ini bawa ke ruang guru. Aku ada urusan sebentar. Boleh kan? Boleh kan ya? Katanya bestfriend. Kamu harus mau dong. Mau ya? Udah nih nih" Hermy menyodorkan beberapa buku besar kepadaku. Padahal aku sedang membawa kotak makan, aku ingin makan di taman. Tapi ia malah seperti ini..
"Aduh maaf Her, gak bisa, kamu gak liat aku bawa ini, aku mau makan dulu." aku menolaknya.
"Aduh Sica aku tuh repot banget! Bawain doang kok gak mau! Teman apaan kamu?!"
"Kok kamu jadi gini? Apa maksud kamu? Ini ambil kembali buku-bukunya!"
"Sorry sorry aku udah ditunggu tuh. Bye!" kata Hermy sambil berlalu tanpa memperdulikan aku mengangkat buku seberat 100 kg rasanya. Ugh..
"Hey Sica, kamu ngapain bawa banyak buku gitu? Sini aku bantuin!" suara Evan dari belakangku. Ia langsung membawa semua buku-bukuku. Aku beruntung sekali mempunyai teman seperti dia. Disaat-saat seperti ini.
"Duh makasih banget ya. Kamu udah nolong aku. Berat banget itu buku!" kataku
"Hahaha gak usah pake banget. Aku kan kuat gak kayak kamu, buktinya aku bisa mengangkat buku-buku ini. Ayo kita bawa buku ini, mau kemana?"
"Ke..ke ruang guru."
"Ok, Let's go!"
Akhirnya sampai juga di ruang guru. Aku masih memikirkan Evan, dia selalu ada disaat-saat seperti ini. Aku salut padanya. Andai saja aku mempunyai saudara seperti dia, sudah senang kali ya aku hehe.
"Kok kamu yang bawa?" tanya salah satu guru.
"Eh itu..iya Bu, saya hanya ingin membantu saja." jawabku. Aku tidak mau bilang apa yang sebenarnya dilakukan Hermy padaku. Mungkin dia hanya ingin minta tolong, tidak lebih.
"Oh begitu. Yasudah, Terima kasih Jessica, dan Evan"
"Sama-sama Bu."
Hari ini mungkin hari yang indah. Ya walaupun Hermy dan Fanny seperti itu padaku, tapi Evan baik padaku. Tak terasa aku meneteskan air mata. Andai aja HeFanSic bisa bersama, dan bertambah satu teman lagi yaitu Evan. -to be continued-
Annyeonghaseyo! Pagi semuaa.. Hari ini aku bersemangat untuk bersekolah. Yah setidaknya hari ini minimal aku harus berdamai dengan dua sahabatku. Sica harus bisa membuat HeFanSic balik lagi. Ya, harus bisa. Aku tidak mau menambah dosa jika harus bertengar terus dengan mereka. Semoga berhasil.
Kulihat di kelas ada Tiffany seorang diri. Duduk di pojokan kelas. Mungkin dia pindah tempat duduk. Akupun menyapanya. Kulihat sepertinya ia sedang sedih. Aku ingin meredakan kesedihannya. Ya..
"Hai Fanny.." sapaku
"Ngapain kamu disini? Pergi! Aku gak mau ketemu kamu!" katanya sambil terisak.
"Aku cuma ingin membantumu. Apa itu tidak boleh?"
"Bantu? Bantu apa? Bantu aku tambah marah?! Oh boleh boleh banget!" balasnya ketus.
"Lebih baik aku pergi daripada lihat kamu marah-marah terus. Um.. aku minta maaf soal kemarin, aku tau aku salah, tak seharusnya aku seperti itu. Aku minta maaf. Sungguh, aku tidak ingin kehilangan kamu. Kamu harus percaya padaku." Aku memulai minta maaf padanya. Aku harap dia bisa mengerti.
"Maaf? Maaf katamu? Memang kamu salah apa?! Sudah mendingan kamu PERGI! PERGI DARI SINI!"
"Baiklah aku akan pergi.. Maafkan aku.."
Akupun meninggalkannya sendiri. Aku tidak mau membuatnya sedih.
"Hai Sica! Sini deh!"
"Aku Her?"
"Memang siapa lagi?"
Sepertinya dia tidak marah padaku. Aku senang sekali, tapi aku harus tetap minta maaf.
"Tolongin ya, ini bawa ke ruang guru. Aku ada urusan sebentar. Boleh kan? Boleh kan ya? Katanya bestfriend. Kamu harus mau dong. Mau ya? Udah nih nih" Hermy menyodorkan beberapa buku besar kepadaku. Padahal aku sedang membawa kotak makan, aku ingin makan di taman. Tapi ia malah seperti ini..
"Aduh maaf Her, gak bisa, kamu gak liat aku bawa ini, aku mau makan dulu." aku menolaknya.
"Aduh Sica aku tuh repot banget! Bawain doang kok gak mau! Teman apaan kamu?!"
"Kok kamu jadi gini? Apa maksud kamu? Ini ambil kembali buku-bukunya!"
"Sorry sorry aku udah ditunggu tuh. Bye!" kata Hermy sambil berlalu tanpa memperdulikan aku mengangkat buku seberat 100 kg rasanya. Ugh..
"Hey Sica, kamu ngapain bawa banyak buku gitu? Sini aku bantuin!" suara Evan dari belakangku. Ia langsung membawa semua buku-bukuku. Aku beruntung sekali mempunyai teman seperti dia. Disaat-saat seperti ini.
"Duh makasih banget ya. Kamu udah nolong aku. Berat banget itu buku!" kataku
"Hahaha gak usah pake banget. Aku kan kuat gak kayak kamu, buktinya aku bisa mengangkat buku-buku ini. Ayo kita bawa buku ini, mau kemana?"
"Ke..ke ruang guru."
"Ok, Let's go!"
Akhirnya sampai juga di ruang guru. Aku masih memikirkan Evan, dia selalu ada disaat-saat seperti ini. Aku salut padanya. Andai saja aku mempunyai saudara seperti dia, sudah senang kali ya aku hehe.
"Kok kamu yang bawa?" tanya salah satu guru.
"Eh itu..iya Bu, saya hanya ingin membantu saja." jawabku. Aku tidak mau bilang apa yang sebenarnya dilakukan Hermy padaku. Mungkin dia hanya ingin minta tolong, tidak lebih.
"Oh begitu. Yasudah, Terima kasih Jessica, dan Evan"
"Sama-sama Bu."
Hari ini mungkin hari yang indah. Ya walaupun Hermy dan Fanny seperti itu padaku, tapi Evan baik padaku. Tak terasa aku meneteskan air mata. Andai aja HeFanSic bisa bersama, dan bertambah satu teman lagi yaitu Evan. -to be continued-
Langganan:
Postingan (Atom)